Diberdayakan oleh Blogger.

Kopi khas Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan siap menembus pasar dunia bersanding dengan kopi-kopi dari negara lain.
Hal ini terungkap dalam sebuah diskusi antara Pemerintah Kabupaten OKU Selatan bersama lembaga donor yaitu Hans R. Neumann Stiftung (HRNS) Indonesia saat mereka berkunjung ke Bumi Serasan Seandanan, Selasa (18/07) lalu di Hotel Samudera.
Kedatangan HRNS didampingi oleh JDE dan IDH.
Salah satu tujuan kunjungan lapangan HRSN adalah untuk melihat perkembangan manfaat dari program pembinaan petani kopi yang dijalankannya ternyata sudah dapat dilihat hasilny dengan baik.
Dalam diskusi tersebut Country Manajer HRNS Indonesia, Edward Helmond menyampaikan rasa terimakasihnya atas respon positif stakeholder yang baik dan ia menjelaskan bahwa lembaga yang berbasis di Jerman itu adalah sebagai lembaga non profit yang bergerak untuk menumbuhkan petani yang mandiri dan berkelanjutan.
Sebagaimana program HRNS Indonesia terdiri dari 5 poin yaitu,
  1. Meningkatkan produktivitas melalui pelatihan dan bimbingan.
  2. Mengembangkan organisasi petani yang berkelanjutan.
  3. Perubahan Iklim/Global Worming
  4. Gender Study dan peran Pemuda
  5. Dialog strategis dengan Stakeholder.
Perlu diketahui bahwa JDE adalah perusahaan yang bergerak di Kopi Roaster di seluruh dunia. dan IDH adalah organisasi Internasional yang berkedudukan di Belanda yang aktivitas utamanya adalah  bergerak di sektor perkebunan termasuk kopi.
Mr. Do Ngoc Sy dari JDE mengatakan, dari kunjungan ini capaiannya cukup terlihat, melalui adopsi pupuk kompos dan meningkatnya penghasilan petani, dari yang mulanya 500kg menjadi 1500kg /Ha.
Menurutnya, kalau dilihat produksi petani secara umum hasilnya menurun, namun petani HRNS masih meningkat.
Hal ini senada juga diungkapkan oleh  Dr. Imam Suharto, menurutnya dampak meningkatnya hasil tersebut dapat dilihat melalui program pemasaran bersama dalam hal ini adalah KPB (Kelompok Pemasaran Bersama).
Dan petani semakin terbuka matanya dalam melihat upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi.
Kunjungan ini disambut baik oleh Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir dengan mengatakan bahwa pihaknya menyambut positif program HRNS Indonesia yang didukung oleh JDE dan IDH.
Hadir dalam diskusi produktif tersebut adalah Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir. Asep Sudarno, Oka Andriansyah selaku Project Tim Leader HRNS Indonesia, Edward Helmond sebagai Country Manager HRNS Indonesia, Dave D’heaze selaku Regional HRNS Asia Pasifik, dan Jeorge Tiemer sebagai Coordinator HRNS Asia Pasifik dan Afrika.
Mr. Do Ngoc Sy mewakili JDE dan IDH diwakili oleh Dr. Imam Suharto, Melati dan Zakki.

Posting Komentar